Cara Membedakan Broker

posted in: Keamanan Broker | 0

Spesifikasi Broker LEGAL :

  • Memiliki ijin pendirian badan usaha yang lengkap dan benar
  • Memiliki ijin dari regulator pemerintah dan bertindak sebagai perusahaan pialang (futures)
  • Setiap pendaftaran nasabah harus dilengkapi dengan verifikasi dokumen identitas yang benar dan lengkap
  • Tidak memperbolehkan transfer dengan pihak ke 3 seperti dengan Liberty Reserve, Money Changer, Voucher ataupun dengan Perorangan, karena hal ini adalah pelanggaran terhadap UU Pencucian Uang (yang benar itu semua transfer HARUS LANGSUNG ke perusahaan broker tsb, dan juga tidak boleh dengan berbeda nama)
  • Berlokasi di negara-negara yang jelas seperti di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Swiss, dan beberapa negara besar di Eropa, SERTA harus teregulasi seperti teregulasi oleh NFA, CFTC, MFSA, FCA UK, MiFID, FINRA, ASIC.
  • Aman, dalam artian terdapat jaminan garansi keamanan dana dari pemerintah setempat (Jadi bukan dari diri sendiri), melainkan dari pemerintah dan itu lebih aman.

Spesifikasi Broker ILEGAL :

  • Biasanya juga memiliki ijin pendirian badan usaha (tetapi kalau tidak ada ijin pendirian badan usaha maka itu sangat parah)
  • Tidak teregulasi sebagai perusahaan pialang / futures, karena mungkin faktor di negaranya tidak ada ataupun beroperasi secara gelap
  • Tidak perlu verifikasi dokumen identitas juga diperbolehkan (pokoknya daftar langsung jadi accountnya, tanpa perlu verifikasi dokumen dahulu)
  • Memperbolehkan transfer dana dengan melalui titip pihak ke 3 seperti dengan Liberty Reserve, Money Changer, Voucher, Perorangan dan sejenisnya yang dimana sangat tidak aman dan jelas melanggar UU Pencucian Uang
  • Berlokasi di negara-negara bebas atau berhukum ringan dan tidak ada jaminan proteksi dana konsumen dari resiko fraud, seperti Rusia, New Zealand (Selandia Baru), Filipina, Afrika, Cayman Island, British Virgin Island (BVI), Seychelles, Costa Rica, Mauritius, Panama, Nigeria, Georgia, Vanuatu, Montenegro, Dominica, Grenadines, dan negara-negara yang tidak jelas lainnya atau yang aneh-aneh dan terpencil.
  • Tidak Aman, karena tidak ada jaminan perlindungan dana dari pemerintah setempat.

cara mengakali regulator adalah dengan sebagai berikut:

  • Mereka menyetor dana sendiri dan membuka account sendiri di bawah pengawasan regulator, supaya seolah-olah ada klien yang aktif di account regulated nya tersebut. Tetapi dana klien tidak ditempatkan di account yang teregulasi tersebut, MELAINKAN di account bank si broker yang berlokasi di negara-negara offshore yang tidak ada hukumnya dan tanpa proteksi keamanan dana seperti di British Virgin Island, Seychelles, New Zealand, Mauritius, Panama, Filipina, Vanuatu, dan semacamnya. Dan disana tidak ada jaminan keamanannya. (jadi mereka hanya bermain Trik saja dengan akal-akalan seperti itu)
  • Membeli perusahaan sejenis yang sudah teregulasi, dengan tujuan sebagai PERISAI saja, padahal tidak ada hubungannya. Hanya untuk mengecoh saja. Sedangkan transfer uangnya tetap bisa menggunakan media yang ilegal seperti LR (liberty reserve), bitcoin dan semacam e-money  tersebut. Itu murni permainan saja dan kamuflase.

Hati-hati bila anda menemukan jenis broker yang seperti itu, karena mereka sudah berani berbuat nakal dengan regulator dan mengecoh nasabahnya, apalagi kalau anda trade di mereka, bisa dipastikan anda akan di-“kadalin” juga oleh mereka.

Serta jangan mudah percaya dengan review dari web-web review milik swasta yang independent seperti Earnforex, Ratingfx, ForexPeaceArmy (FPA) dan sejenisnya yang dimana kita bisa mereview secara sembarangan disana. Web-web tersebut seringkali merupakan web bayaran (siapa pasang iklan dan membayar mahal maka reviewnya bisa dibagus-bagusin), nah ini tidak akurat dan seringkali disusupi oleh kompetitor. Disana bisa anda cek bahwa broker yang ilegal dan buruk bisa mendapatkan rating lebih bagus dari broker kelas wahid yang jelas-jelas lebih bagus , dan ini tidak masuk akal.

Leave a Reply